[1] Imam Ibnul Qayyim rahimahulllah
berkata, “… Seandainya ilmu bisa bermanfaat tanpa amalan niscaya Allah
Yang Maha Suci tidak akan mencela para pendeta Ahli Kitab. Dan jika
seandainya amalan bisa bermanfaat tanpa adanya keikhlasan niscaya Allah
juga tidak akan mencela orang-orang munafik.” (al-Fawa’id)
[2] Ibnul Qayyim rahimahullah
berkata, “… Kebutuhan kepada ilmu di atas kebutuhan kepada makanan,
bahkan di atas kebutuhan kepada nafas. Keadaan paling buruk yang dialami
orang yang tidak bisa bernafas adalah kehilangan kehidupan jasadnya.
Adapun lenyapnya ilmu menyebabkan hilangnya kehidupan hati dan ruh. Oleh
sebab itu setiap hamba tidak bisa terlepas darinya sekejap mata
sekalipun. Apabila seseorang kehilangan ilmu akan mengakibatkan dirinya
jauh lebih jelek daripada keledai....